Yunianto Tri Atmojo

Let\’s change for the better future!

Inti Atom

Pusat dari atom disebut inti atom atau nukleus. Inti atom terdiri dari proton dan neutron. Banyaknya proton dalam inti atom disebut nomor atom, dan menentukan berupa elemen apakah atom itu.

Ukuran inti atom jauh lebih kecil dari ukuran atom itu sendiri, dan hampir sebagian besar tersusun dari proton dan neutron, hampir sama sekali tidak ada sumbangan dari elektron.

Jumlah netron dalam inti atom menentukan isotop elemen tersebut. Jumlah proton dan netron dalam inti atom saling berhubungan; biasanya dalam jumlah yang sama, dalam nukleus besar ada beberapa netron lebih. Kedua jumlah tersebut menentukan jenis nukleus. Proton dan netron memiliki masa yang hampir sama, dan jumlah dari kedua masa tersebut disebut nomor masa, dan beratnya hampir sama dengan masa atom ( tiap isotop memiliki masa yang unik ). Masa dari elektron sangat kecil dan tidak menyumbang banyak kepada masa atom.

Penampakan Nuklir
Sebuah inti atom (nuklir) terdiri dari proton dan neutron yang saling terikat sangat kuat. Gaya Elektromagnet yang menyebabkan semacam arus (muatan), mencegah proton membentuk ikatan tanpa neutron (gaya elektromagnetik tersebut akan menghancurkan inti nuklir semacam itu – ikatan tanpa neutron). Ketika neutron dan proton berada dalam jarak yang sangat dekat, mereka ditahan oleh Gaya Nuklir Kuat. Gaya nuklir kuat ini sangat sangat kuat bila dibandingkan dengan gaya gravitasi atau dengan gaya elektromagnet, akan tetapi karena gaya nuklir kuat ini hanya bekerja dalam jarak yang sangat pendek (berlawanan dengan gaya gravitasi dan elektromagnet yang mempunyai jangkauan tak terhingga) kita tidak dapat merasakannya dalam kehidupan sehari hari. Hidrogen adalah satu-satunya unsur yang tidak mempunyai neutron dalam intinya; inti Hidrogen hanya terdiri 1 proton. Bentuk stabil dari Helium, unsur teringan berikutnya, mempunyai 2 proton dan 2 neutron. Sebagian besar unsur ringan stabil ketika mempunyai jumlah neutron dan proton yang seimbang, tetapi semakin berat/besar suatu unsur ia akan membutuhkan lebih banyak neutron untuk tetap terikat bersama.

Isotop
Isotop suatu atom ditentukan oleh jumlah neutron di dalam intinya. Isotop yang berbeda dari satu unsur yang sama mempunyai sifat kimia yang sama karena reaksi kimia tergantung seluruhnya pada jumlah elektron yang dimiliki atom. Isotop-isotop dari sebuah sampel unsur dapat dipisahkan dengan menggunakan centrifuge atau spectrometer. Cara yang pertama digunakan untuk pengayaan uranium dan cara yang kedua digunakan dalam metode penanggalan karbon (carbon dating).

Oktober 2, 2006 - Posted by | Iptek

5 Komentar »

  1. Metode apa yang digunakan James Chadwick dalam menemukan neutron?

    Komentar oleh Chandra | September 10, 2007 | Balas

  2. Mengapa medan magnet dapat menguraikan berkas sinar uranium menjadi alpha, beta, dan gamma?

    Komentar oleh Chandra | September 10, 2007 | Balas

  3. Apakah massa dari uranium mempengaruhi panjang berkas sinar tersebut?

    Komentar oleh Chandra | September 10, 2007 | Balas

  4. […] dkk.2004. Kimia Dasar II. Singaraja : IKIP Negeri SingarajaTriatmojo. 2006. Inti Atom. Diakses dari https://triatmojo.wordpress.com/2006/10/02/inti-atom/ tanggal 9 September […]

    Ping balik oleh tugas fisika nuklir 2 “Jelaskan model tetes cairan untuk menerangkan inti atom!” - Arief syaifuddin's Blog | Oktober 5, 2010 | Balas

  5. Mengapa dalam inti atom tidak terdapat elektron?

    Komentar oleh Devi | Oktober 26, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: