Yunianto Tri Atmojo

Let\’s change for the better future!

Renaisanse / Abad Pencerahan

Abad pencerahan atau Renaisans adalah sebuah periode yang berlangsung selama 25 samapi 50 tahun, dan tiba pada titik puncaknya kurang lebih pada tahun 1500. Renaisans dari bahasa Perancis renaissance artinya adalah “Lahir Kembali” atau “Kelahiran Kembali”. Yang dimaksudkan biasanya adalah kelahiran kembali budaya klasik terutama budaya Yunani kuno dan budaya Romawi kuno. Namun zaman sekarang hal ini bisa menyangkut segala hal. Masa ini ditandai oleh kehidupan yang cemerlang di bidang seni, pemikiran maupun kesusastraan yang mengeluarkan Eropa dari kegelapan intelektual abad pertengahan. Masa Renaissance bukan suatu perpanjangan yang berkembang secara alami dari abad pertengahan, melainkan sebuah revolusi budaya, suatu reaksi terhadap kakunya pemikiran serta tradisi Abad pertengahan. Renaisans pertama kali diperkenalkan di Eropa Barat, di kawasan Italia. Hal ini dipicu kekalahan tentara salib dalam perang suci. Kekalahan tersebut membuat para pemikir dan seniman menyingkir dari Bizantium menuju Eropa Barat. Mereka menyadari telah dumulainya masa gunpowder (mesiu peledak) dan untuk menguasai teknologi tersebut mereka harus melepaskan diri dari pengaruh mistisme zaman pertengahan dengan kembali kepada sains zaman klasik yang sebelumnya dilarang karena dianggap pelanggaran terhadap misi ketuhanan. Perkembangan pertama renaisans terjadi di kota Firenze. Keluarga Medici yang memiliki masalah dengan sistem pemerintahan papacy menjadi penyokong keuangan dengan usaha perdagangan di wilayah mediterania. Hal ini membuat para intelektual dan seniman memiliki kebebasan besar karena tidak lagi perlu memikirkan masalah keuangan dan mendapatkan perlindungan dari kutukan pihak gereja.

Dilihat dari definisinya, kata “renaissance” menyiratkan sebuah pembangunan kembali atau kebangkitan. Periode yang dikenal sebagai renaissance dipandang sebagai sebagai penemuan kembali cerahnya peradaban Yunani dan Romawi (yang dianggap sebagai “klasik”) ketika keduanya mengalami masa keemasan. Faktanya, sekalipun semasa Renaissance banyak orang membaca kesusasteraan klasik dan mempertimbangkan kembali pemikiran klasik, esensi yang sebenarnya dari renaissance adalah lahirnya banyak pembaharuan maupun penciptaan. Universitas tumbuh menjamur di seantro Eropa, dan penyebaran gagasan tiba-tiba muncul serempak

Iklan

September 21, 2006 - Posted by | Sejarah

4 Komentar »

  1. thx bantu bgt buat tugs ilmu politik…

    Komentar oleh liona | September 14, 2007 | Balas

  2. jangan lupa cantumkan sumbangan dunia islam terhadap terbitnya fajar yang mencerahkan orang-orang eropa itu. sebuah studi tentang bahasa meyebutkan, banyaknya istilah arab yang dipakai di eropa,baik dalam ilmui pengetahuan maupun percakapan sehari-hari menunjukkan betapa kuatnya pengaruh budaya dan pemikiran arab-islam dalam kebudayaan eropa. Hanya saja, orang eropa terlanjur apriori bahwa agama semuanya salah, maka mereka menampik kebenaran hakiki alqur’an. Mereka telah kehilangan identitasnya selama puluhan abad, dan berpikir harus mengembalikan identitas itu. gerakan renaisans adalah upaya membentuk etos eropa, dan mereka harus berterima kasih pada dunia islam, tempat mereka menimba pengetahuan dan menjadi orang yang bisa lebih jernih mamandang dunia dan kehidupannya. agama mereka, kristen, apalagi setelah mengalami penyelewengan oleh rasul gadungan si paulus, sama sekali bukan penyokong etos mereka. ingat kisah gililey ?

    Komentar oleh abu amanatullah | Januari 4, 2008 | Balas

    • Hm. Agak maksa deh kayaknya 🙂

      Komentar oleh Someone | April 20, 2010 | Balas

  3. hmmmm.,.,thanx..tambah pengetahuan

    Komentar oleh aRinZ_likeNOotherz | November 4, 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: