Yunianto Tri Atmojo

Let\’s change for the better future!

Adakah suara lain di dalam hati selain suara Nurani?

Semua alternatif lain yang muncul setelah kata hati adalah “suara hawa nafsu” yang berusaha menghapus kata hati. Hawa nafsu berusaha sekuat tenaga untuk mencegah seseorang untuk melakukan perberbuatan yang benar dan mendorong kepada perbuatan buruk. Suara ini mungkin tidak nampak jelas. Bisa muncul berupa serangkaian alasan yang nampaknya masuk akal. Pengaruhnya bisa menyebabkan seseorang berpikiran “semua ini (hati nurani) tak berarti sama sekali”. Kenyataan ini disebutkan Allah dalam Al-Qur’an: 

“Dan jiwa yang Allah sempurnakan dan ilhamkan padanya pengetahuan akan dosa dan ketaqwaan. Sungguh beruntung orang-orang yang menyucikan jiwa.” (Surat Asy-Syams: 7-9) 

Ayat di atas menyatakan bahwa manusia merupakan sasaran dosa (hawa nafsu), namun diberi kesadaran bahwa ia mempunyai kewajiban untuk menghindarinya. Manusia diuji untuk memilih antara kebaikan dan keburukan.

September 1, 2006 - Posted by | Religion

1 Komentar »

  1. Assalammualykum Wr Wb.

    Silakan baca web kami tentang ‘mubasyirah’ mudah-mudahan anda dapat lebih memahami suara hati nurani yang ‘asli’.

    By the way, sayalah penulis biogarphi Pati Unus / Sabrang Lor di Wikipedia yang telah anda kutip di web anda ini.

    Salam kenal, saya sudah banyak memecahakan misteri sejarah bangsa ini, tapi baru sebagian kecil yang saya tulis.

    Terlalu banyak tangan kotor yang merusak sejarah bangsa ini, jadi jangan heran banyak bencana…karena pemerintahan sekarang pun hanya sekadar penerus trah mataram yang budayanya tenggang rasa dan tepo seliro walaupun terhadap KORUPTOR BESAR hanya karena mereka adalah saudara kita, kawan kita, mantan atasan kita dllsj.

    Andai kata PATI UNUS tidak ditaqdirkan SYAHID, sejarah bangsa ini mesti akan berubah…tapi Allah berkehendak lain, mudah-mudahan kita memetik hikmahnya.

    Komentar oleh Khayrul Kamil | September 10, 2006 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: